just for you: my best {}
Akhirnya, aku menemuimu juga. Setelah lamaaa kita nggak
bertemu. Tadi aku juga nggak ketemu kamu. Aku hanya bertemu dengan sebuah batu
yang bertuliskan namamu, dan sebuah gundukan tanah dimana kamu berbaring
didalamnya :’) iya, itu makam kamu. Satu hal yang masih aku ragukan adalah
fakta kalo kamu udah meninggal. tapi dari semua benda itu tadi, aku harus
meyakinkan diri bahwa kamu memang sudah benar-benar meninggal. Itu nyata. Bukan
lagi mimpi. Kamu udah nggak ada didunia yang sama dengan aku, kita udah nggak
berpijak di tanah yang sama, dan kita udah nggak menghirup udaara yang sama
pula :’)
Kamu tau, aku tadi speechless. Nggak bisa ngomong apa-apa.
Membaca namamu yang tertera di batu nisan aja, pertahananku udah mau runtuh.
Rasanya air mataku udah mengantre mau keluar. Tapi aku bertahan. Aku nggak mau
nangis di tempatmu tidur. Aku nggak mau kamu liat aku nangis disana. Aku nggak
mampu berkata apa-apa untuk menyapamu. Aku nggak kuasa menyentuh nisanmu
seperti yang dilakukan yang lain. Aku hanya bisa memandangnya. Membuatku
teringat akan kebersamaan kita dulu :’)
Aku merindukanmu :’(
Komentar
Posting Komentar