rewind >>>

Lately I've been thinkin',
Thinkin' bout what we had,
I know it was hard,
It was all that we knew, yeah

Have you been drinkin'

To take all the pain away?

I wish that I could give you what you deserve...

'Cause nothing can ever,

Ever replace you.

Nothing can make me feel like you do, yeah.

You know there's no one

I can relate to.
And know we won't find a love that's so true...


There's nothing like us,

There's nothing like you and me,

Together through the storm.

There's nothing like us,

There's nothing like you and me,
Together, oh


I gave you everything, baby,

Everything I had to give.

Girl, why would you push me away, yeah?

Lost in confusion,

Like an illusion,
You know I'm used to making your day...


But that is the past now,

We didn't last now,

I guess that this is meant to be, yeah...

Tell me, was it worth it?

We were so perfect.
But, baby, I just want you to see...


There's nothing like us,

There's nothing like you and me,

Together through the storm.

There's nothing like us,

There's nothing like you and me,
Together, oh


There's nothing like us,

There's nothing like you and me,

Together through the storm.

There's nothing like us,

There's nothing like you and me,
Together, oh...

(Justin Bieber - Nothing Like Us)

dengerin lagu itu, buat aku inget sama dia. iyaa, dia segalanya buat aku. dia semangatku, dia motivasiku, dia inspirasiku, dia cintaku, pokoknya semuanya deh. he's so perfect that I love him so much. dan ya, ini semua aku tulis buat dia .

berawal dari rasa kagum, dan berakhir dengan rasa cinta. dulu aku sekedar mengaguminya, lebih dari siapapun. dia yang dewasa, dia yang pinter, dia yang bertanggung jawab, dia yang jago basket, dan dia yang ada disaat aku butuh a shoulder to cry on. lama-lama, kagum itu berubah jadi sesuatu yang nggak wajar, and I know that it was love..

aku masih mencintainya. aku sempat berharap, aku bisa bersamanya. tapi yang ada, harapan itu nggak akan pernah menjadi nyata. dia bukan untukku.

aku nggak akan pernah bisa bersamanya, nggak akan pernah bercanda lagi, ngobrol-ngobrol lagi, nggak akan pernah.

aku masih inget gimana dia manggil aku 'woo dasar bocah gemblung :p', gimana dia khawatirin aku with 'kamu kemana sih dek ah', gimana dia nasehatin aku with 'kalo kamu boros kita putus loh', (haha sempet ketawa tau pas dia ngomong gitu, secara waktu itu aku nggak pacaran sama dia), gimana dia ngehibur aku with 'jangan nangis, ada aku', gimana dengan bijaknya dia bilang 'kalo bayar sekolah itu bukan cuma tanggung jawab orang tua, kita juga harus bantu', gimana dengan desperate-nya dia curhat kalo dia lagi sakit hati, dia bilang kalo cewek liat cowok cuma dari tampangnya aja, nggak ada cewek yang tulus sayang sama dia. pengen banget waktu itu bilang kalo nggak semua cewek kayak gitu hey, ada aku yang tulus sayang sama dia :) dia bukan hanya sekedar orang yang aku sayangi, tapi dia SEGALANYA buat aku :)


Makasih udah ngebiarin aku kenal kamu, makasih udah jadi temen dan kakak yang baik, makasih udah buat aku ngerasain cinta, makasih udah pernah nyoba buat balas cintaku walau cuma sebentar, makasih buat waktunya, makasih buat sms-sms-nya, makasih buat candanya, tawanya, nasehatnya, makasih buat semuanya :)



Komentar

Postingan Populer