30.03.2014

"Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati" (QS. Ali Imron : 185 )

Yah, seenggaknya sepenggal dalil itulah yang menyadarkan saya bahwa hidup kita di dunia ini nggak abadi. Pasti ada saatnya kita menghembuskan nafas terakhir, menutup mata untuk selamanya dan memulai fase hidup yang berbeda. kematian memang misteri. Kita nggak pernah tau kapan kematian akan menjemput kita. 20 tahun lagi, 10 tahun lagi, 5 tahun lagi, 2 bulan lagi, atau bahkan esok hari, kita nggak pernah tau. Yang perlu kita lakukan hanyalah bersiap siaga, menyambut sang malaikat Izroil menjemput kita.




"Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'uun". Hanya sebaris kata itu yang dapat saya ucapkan ketika membuka facebook, dan berita yang pertama muncul adalah berita ini. Kaget, shock, sedih, campur jadi satu. Lagi lagi, air mata saya kembali tumpah. Beliau adalah Bapak H. Ali Dahlan, S.Ag, salah satu guru saya di MTs, sekaligus kepala sekolah di MTs itu juga. Beliau sosok yang penuh semangat, pantang menyerah, meskipun pada saat itu kondisi beliau mengajar sambil membawa tongkat berkaki 4, beliau tetap semangat mengajar anak didiknya. Dulu waktu saya kelas IX, beliau mengajar mata pelajaran Fiqih. Hal pertama yang dilakukan setelah salam adalah manggil nama anak cowok terus disuruh maju dan dikasih pertanyaan, kalo nggak bisa njawab manggil yang lainnya di kasih pertanyaan juga, begitu seterusnya sampe ada yang bisa njawab, dan yang nggak bisa njawab bakal dikasih hadiah, yaitu dicubit kalo nggak ya dijewer. Dan spesialnya, yang dipanggil selalu anak cowok, sampe anak cowoknya iri gara-gara anak cewek nggak pernah dipanggil dan nggak pernah ditanyai. haha.

Nggak nyangka begitu cepat sang Ilahi memanggil sosok guru yang begitu besar jasanya bagi saya serta teman-teman saya. Sebelum meninggal, beliau sempat dirawat di rumah sakit karena stroke-nya kambuh. Saat itu temen saya yang kebetulan cucu dari Pak Ali nge-post di grup angkatan minta do'a buat kesembuhan Pak Ali.
itu post-nya Awa, sahabat saya yang kebetulan cucu dari Pak Ali




Terima kasih buat semua yang telah Pak Ali berikan buat kita. Terima kasih buat ilmunya, nasehatnya, pesan-pesannya. Terima kasih telah menjadi guru bagi kami, teladan, contoh serta orang tua bagi kami. Semoga apa yang telah engkau lakukan, diganjar dan dibalas dengan balasan yang setimpal oleh Allah SWT. Hanya sebait doa ini yang bisa kami berikan, semoga Allah mengampuni semua kesalahan dan menerima semua amal kebaikan dan menempatkan beliau disisiNya. Amiin. Alfatiha

Selamat Jalan Pak Ali

Lutfiyatul Fatjriyati Anas

Komentar

Postingan Populer