random

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Layaknya hidup, ada siang ada malam. Keduanya selalu datang beriringan. Siang harus pergi supaya malam datang, begitu juga sebaliknya. Begitupun  pertemuan, ia membutuhan perpisahan untuk membuatnya lengkap. Tiada pertemuan yang tak diakhiri dengan perpisahan. Dan setiap perpisahan selalu mengalirkan air mata.

Allah, terima kasih, selama tiga tahun ini aku dipertemukan dengan mereka, teman terbaik. Dengan mereka, yang awalnya kita bukan siapa-siapa, datang sendiri-sendiri dari berbagai penjuru kota, akhirnya berkumpul dan bertemu menjadi sebuah keluarga yang.......nggak bisa dijelasin pake kata-kata. Namun, dimana ada awal, disitu ada akhir. Pertemuan dengan mereka begitu mengesankan, dan perpisahan begitu menyedihkan. Iya, kita memang belum berpisah, masih bersama, masih bisa melihat satu sama lain, masih bisa bercanda, tertawa. Tapi besok, entah lusa, kita akan berpisah. Iya. Kita. Berpisah. Sungguh, rasanya sedih nggak rela kalo harus pisah sama kalian. Kalian yang aku lihat disaat pagi pertama kali aku membuka mata, kalian yang aku lihat saat aku pulang sekolah, kalian yang aku lihat terakhir sebelum tidur. Terus kalo nanti kita pisah, nggak ada lagi kalian yang aku lihat saat pertama kali bangun tidur, nggak ada lagi kalian yang aku lihat pas pulang sekolah, nggak ada lagi kalian yang aku lihat pas mau tidur, nggak ada lagi kalian.

formasi lengkap, 21 ekor :D

itu kenapa pake baju kembaran? haha bukan kembaran itu sebenernya adalah jubah asrama kitaa :3

Betewe, besok kita udah wisuda loh. Kok cepet? Nggak tau deh, tanyak Umi sana. Umi itu pengasuh asrama, semacam Bu Nyai gitu. Umi kita namanya Umi Ita, cuantiknya subhanallah, hidungnya masyaallah mancungnya. pengen punya hidung kayak Umi ><

Temantemanku tersayang.
“Di dalam hidup, banyak orang yang datang dan pergi
Allah telah menjumpakan kita dengan orang-orang yang Dia telah gariskan dalam catatan takdir
Mereka pun datang silih berganti
Ada yang melintas dalam segmen singkat, namun membekas di hati.
Ada yang telah lama berjalan beiringan, tetapi tak disadari arti kehadirannya
Ada pula yang begitu jauh di mata, sedangkan penampakannya melekat di hati.
Ada yang datang pergi begitu saja seolah tak pernah ada.
Maka sudah fitrah, bila ada pertemuan pasti ada perpisahan..
Di mana ada awal, pasti akan ada akhir.
Akhir sebuah perjalanan, ia akan menjadi awal bagi perjalanan lainnya,,,
Sebuah perpisahan,  ia akan menjadi awal pertemuan dengan sesuatu yang baru…
Ketika akhir sebuah perjalanan akan menjadi awal perjalanan yang lain, dan sebuah perpisahan akan menjadi pertemuan dengan sesuatu yang baru. “

Komentar

Postingan Populer